Renungan

MENGIKUT YESUS (1)

121views

MENGIKUT YESUS (1)

 Bacaan : Matius 8:18-20

Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”  (Matius 8 :19 – 20)

Kita tentu pernah mendengar bahwa pemimpin adalah tentang  pengaruh. Siapa yang memiliki pengaruh besar berarti dia adalah pemimpin yang hebat. Itu berarti ia memiliki pengikut yang banyak. Yesus sedang dikelilingi orang banyak, karena Ia begitu sibuk melayani, dan begitu populer.

Lalu datanglah seorang ahli Taurat yang ingin mengikut Yesus. Bukankah itu baik. Ada seorang pemimpin, orang penting, orang yang ‘berpengaruh’ mau mengikut Yesus.

Ahli Taurat adalah orang yang sangat menguasai Taurat, berpendidikan tinggi, dan  setia pada sistem keagamaan Yahudi. Mereka erat hubungannya dengan orang Farisi.  Mereka adalah para rabi dan pemimpin; bukan ‘pengikut’, dan jika orang itu datang pada Yesus dan berkata,”Aku ingin mengikut Engkau ke mana pun Engkau pergi,” itu merupakan sesuatu yang besar. Ahli Taurat itu jelas menyadari keunikan, kuasa, mujizat dan pengajaran Yesus dan ingin terlibat dalam pelayanan-Nya.

Yesus tahu bahwa pengakuan yang kuat tidak berarti komitmen yang kuat.  Seseorang dapat saja menyatakan bahwa dirinya adalah   ‘pengikut Yesus Kristus’, tetapi bagaimana ia hidup menunjukkan siapa dirinya. Seorang hamba Tuhan berkata, “Bukan seberapa jauh saudara melompat bagi Yesus; tetapi seberapa lurus anda berjalan ketika anda mendarat.”

Apa jawaban Yesus? Ia berkata,”Serigala mempunyai liang, burung di udara mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” Yesus sedang mengatakan bahwa mengikut Yesus tidaklah mudah. Bukan karena sekedar ingin ikut terkenal karena dekat dengan Yesus.

Inspirasi: Kata-kata yang enak didengar dan mengesankan, tidak membuat Allah tertarik. Ia tahu motivasi sesungguhnya. Memiliki ‘keinginan’ untuk mengikut Yesus tidaklah cukup jika tidak dibarengi dengan ‘komitmen’ dalam mengikut Yesus. (R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response