Renungan

HIDUP ADALAH SEBUAH PERTANDINGAN

1.6kviews

HIDUP ADALAH SEBUAH PERTANDINGAN

Bacaan  : II Timotius 4 : 7   

Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. (II Timotius 4 : 7)

Salah satu pesan rasul Paulus kepada anak Rohaninya Timotius disampaikan dalam bentuk surat. Bacaan kita hari ini mau menjelaskan bahwa rasul Paulus telah memberikan teladan kepada  Timotius soal hidupnya. Sering kali dalam tulisan suratnya, Rasul paulus menggunakan terminologi olahraga sebagai ilustrasi yang menjelaskan tujuan dan inti tulisannya. Dia pernah menggunakan ilustrasi seorang pelari yang harus fokus pada tujuan akhirnya, seorang petinju yang tidak boleh sembarangan memukul, namun harus memukul sasarannya dengan tepat. Sehingga tujuan atlit itu dapat dicapai dengan baik.

Rudy Hartono adalah salah seorang maestro bulu tangkis tingkat dunia yang dimiliki oleh Indonesia. Beberapa waktu yang lalu dalam sebuah pelayanannya menyampaikan sebuah statement :” Dalam olahraga, meskipun pernah berkali-kali juara, namun kalau sekarang tidak berprestasi lagi, maka pemain olahraga tersebut harus pensiun.”

Mantan pemain bulu tangkis yang pernah menjuarai All England sebanyak 8 kali  (7 kali berturut-turut) ini menyampaikan kesaksiannya, bagaimana dia pada akhirnya harus menggantung raket dan melihat pekerjaan lain untuk dilakukan kemudian. Dalam kesaksiannya dia mengatakan namun dalam kehidupan ini, pertandingan tidak pernah berhenti.

Di dalam Tuhan, tidak ada kata pensiun. Yang dia maksudkan adalah bahwa sebagai anak-anak Tuhan, maka setiap hari kita harus melakukan hal-hal yang menyenangkan hati Tuhan. Jika seorang atlet harus pensiun karena tidak berprestasi lagi, seorang anak Tuhan tidak pernah pensiun dalam pertandingan hidupnya.

Inspirasi : Dapatkah kita seperti Rasul Paulus yang di akhir hidupnya berkata “ aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” Sebagai anak-anak Tuhan mestinya hal itu dapat kita lakukan. (WS)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response