Multiplikasi
Multiplikasi.Com

JANGAN MARAH

0

JANGAN MARAH.

“Terhormatlah seseorang, jika ia menjauhi perbantahan, tetapi setiap orang bodoh membiarkan amarahnya meledak.”  (Amsal 20:3)

Jika kita dekat dengan seseorang untuk waktu yang lama, kita akan tahu kelebihan dan kelemahan nya, serta bagaimana sikapnya yang kadang-kadang  dapat menjengkelkan dan membuat kita marah. Sering kali tanpa sadar dalam hubungan antar suami/istri atau rekan kerja, kita menyimpan  tindakannya yang menjengkelkan tersebut dalam alam bawah sadar, sehingga jika satu saat nanti dibutuhkan, hal ini dapat menjadi ‘senjata’ untuk menyerang orang itu. Ketika saya bertengkar dan orang itu mengatakan sesuatu yang menyakitkan, menyinggung perasaan,  maka kita mengambil ‘senjata’ tersebut dan menyerangnya.

Jika hal itu saudara lakukan, hal itu tidak menyelesaikan masalah. Amsal 20: 3 mengatakan, “Terhormatlah seseorang, jika ia menjauhi perbantahan, tetapi setiap orang bodoh membiarkan amarahnya meledak.”

Sering kali kita menggunakan berbagai trik dan keterampilan dalam berelasi/berhubungan dengan orang lain. Hal-hal itu tidak benar dan bahkan berbahaya. Ada banyak hal yang tidak menolong dalam relasi kita dengan orang lain, diantaranya, membandingkan. Jangan pernah membandingkan orang lain apakah istri, suami, anak-anak, atasan, karena semua orang unik. Membandingkan membangkitkan kemarahan.

William James, seorang psikolog terkenal berkata, “Kebijaksanaan adalah seni untuk mengetahui apa yang harus dilupakan.” Amsal 14:29 mengatakan, “Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.” Pernahkah Anda mengatakan atau melakukan sesuatu yang bodoh karena kemarahan?  Saat marah, biasanya kita mengatakan dan melakukan hal-hal bodoh yang sebenarnya merugikan diri sendiri.

Inspirasi: Saat marah, kita berada di wilayah yang berbahaya. Kita dapat menyakiti orang lain dan diri sendiri.(R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave A Reply

Your email address will not be published.

BERLANGGANAN
GRATIS
Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada berita atau renungan terbaru!
BERLANGGANAN
close-link