Multiplikasi
Multiplikasi.Com

NEW YEAR – NEW YOU

0

Valentine’s day lekat dengan anak-anak muda. Hari di mana mereka saling menyatakan cinta dan kasih sayang kepada orang-orang yang mereka kasihi.  Rupanya para ibu juga tidak mau ketinggalan dibanding dengan anak-anak mereka.

Pada 14 Februari 2018, Pelayanan Doa & Perempuan LPMI mengadakan acara Woman Gathering di gedung LPMI. Dihadiri lebih dari 250 wanita dari berbagai organisasi wanita dan denominasi gereja.

Walaupun Indonesia akrab dengan jam karet, sebagian dari peserta sudah hadir satu jam lebih awal, dari jadwal yang seharusnya yaitu jam 10.00, sebuah antusiasme yang patut diacungi jempol. Dan memang acara dimulai tepat jam 10.00 WIB.

Dengan mengangkat tema “New Year, New You”, acara diawali dengan pujian dan doa pembukaan oleh ibu Hanna Sukamti, seorang staff wanita senior LPMI, serta presentasi singkat dari drg. Niken Wairata, selaku Koordinator Pelayanan Doa dan Perempuan, tentang apa itu Pemuridan “The Significant Woman”.

Sebuah Materi Pemuridan yang mencakup enam prinsip hidup berdasarkan Firman Tuhan, yang diajarkan dalam LIFE-COACHING GROUP. Seri Pemuridan ini dirancang dan dikembangkan oleh, dan untuk para wanita agar mereka menjalani hidup yang berarti, agar para wanita menjalani kehidupan seperti yang Allah rencanakan ketika Ia menciptakan mereka. Dan mereka juga mengerjakan panggilan Allah dalam hidup mereka. Pemuridan ini diajarkan dengan cara melatih sesama wanita.

Pemuridan “The Significant Woman” dibangun atas 6 prinsip Alkitabiah, yang disingkat PEARLS, sbb:

P ahami Keunikanmu

E ratkan Diri dengan sang Pencipta

A ktifkan Misimu

R aih Fokus Hidupmu

L aksanakan Hidup yang Berarti

S elalu Pertahankan Hidupmu yang berarti

Setelah materi dari ibu drg. Niken, para peserta yang ceria dan hampir seluruhnya menggunakan kostum bernuansa pink, mendengarkan dengan antusias dan bersungguh-sungguh pemaparan dari seorang designer kondang, Adjie Notonegoro, yang tidak hanya berkiprah di negeri sendiri, tetapi juga di kancah Internasional. Adjie menyampaikan materi tentang “Tips Berbusana” yang baik, sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh para wanita. Rupanya Adjie bukan hanya seorang designer yang pandai membuat wanita menjadi cantik dengan balutan pakaian hasil desainnya, tetapi juga seorang pembicara yang sangat handal dan komunikatif.

Ia menyampaikan bagaimana seharusnya seorang wanita berpakaian dalam berbagai occasion, tas apa yang seharusnya dipakai, sepatu apa yang sebaiknya dikenakan, juga gaya rambut yang sesuai dengan baju yang akan dipakai, dsb. tentunya harus sesuai dengan bentuk tubuh si pemakai. Adjie yang terkenal sebagai tokoh yang sangat menghargai heritage nusantara, di antaranya batik dan kebaya, juga memberikan tips-tips bagaimana seharusnya memakai berbagai jenis kebaya, karena Indonesia kaya akan berbagai jenis kebaya dari berbagai daerah: Jawa, Bali, Manado, dsb,

Sering kali para wanita menjadi korban mode dan ingin terlihat modern dan ‘gaul’ dan memakai pakaian yang sedang in, sehingga tanpa sadar ia terlihat ‘lucu’ dan bisa jadi menjadi bahan gunjingan. Karena itu, dengan gayanya yang kocak dan lucu, Adjie menyampaikannya diselingi contoh-contoh yang memang sering dialami oleh para wanita. Sehingga tidak jarang ruangan yang penuh sesak dengan para wanita tersebut dipenuhi dengan gelak tawa. Satu hal yang juga menjadi poin penting adalah bagaimana gaya bepakaian seseorang menunjukkan karakternya. Seberapa mahal dan bagus pakaian seseorang tidak  akan ada artinya jika ia tidak percaya diri.

Setelah Adjie menyampaikan materi, panitia yang sudah cukup paham akan kerinduan para perempuan yang hadir, menyediakan waktu untuk acara tanya jawab. Peserta bertanya, Adjie menjawab. Di akhir acara, Adjie menyampaikan pengalaman hidupnya serta bernyanyi.

Tips-tips yang berguna, saran-saran praktis bagaimana berbusana, serta suasana yang hangat, diakhiri dengan doa dan makan siang serta door-prize bagi mereka yang beruntung, tentunya sangat berkesan bagi para peserta. Doa, kerja sama dan kerja keras panitia, yang dikoordinir oleh Ibu Lis Istia membuahkan hasil yang manis. Terima kasih Tuhan. Biarlah segala kemuliaan hanya bagi Tuhan. (R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave A Reply

Your email address will not be published.

BERLANGGANAN
GRATIS
Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada berita atau renungan terbaru!
BERLANGGANAN
close-link