Multiplikasi
Multiplikasi.Com

MEMBERI YANG TERBAIK

0

Bacaan : Matius 2 : 1 – 6

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem. (Matius 2 : 1)

Salah satu kisah Natal yang terkenal adalah kedatangan orang-orang Majus yang melakukan perjalanan dari tempat yang sangat jauh untuk mempersembahkan emas, kemenyan dan mur kepada Yesus. Mereka melakukan perjalanan panjang melalui padang gurun dengan cuaca padang gurUn yang sangat ektrim. Dengan segala kemudahan perjalanan yang kita miliki sekarang, kita tidak dapat membayangkan kesulitan yang mereka alami.

Para ahli Alkitab mengatakan bahwa orang-orang Majus kemungkinan adalah para ‘Ahli’ yang pandai dalam ilmu perbintangan yang sangat prestisius pada waktu itu, yang memberikan status sosial tinggi kepada mereka. Bahwa kekayaan dilihat dari kemampuan mereka melakukan perjalanan panjang dan hadiah-hadiah yang bernilai yang mereka persembahkan kepada Yesus. Pertanyaannya mengapa mau melakukan perjalanan panjang itu? Apa motivasi mereka?

Sesungguhnya persembahan terbesar dari orang-orang Majus bukanlah sekedar emas, kemenyan dan mur yang mereka bawa, melainkan kehidupan mereka yang dipersembahkan dengan melakukan perjalanan yang panjang – tidak tahu kapan akan berakhir – hanya untuk menjadi saksi kasih Tuhan. Bagi orang-orang Majus, hal ini menjadi sangat penting, menjadi prioritas dalam hidup mereka. Padahal di tempat asal mereka, orang-orang Majus sudah memiliki segalanya, kekayaan, status sosial, hidup yang nyaman dan mapan. Apa lagi yang dicari dalam hidup? Arti kehidupan itulah yang mereka cari.

Inspirasi : di Hari Natal ini, Pemberian terbaik apa yang telah saudara siapkan bagi bayi Natal itu. Dia tidak memerlukan harta dan kekayaanmu, DIA merindukan hati dan hidupmu. Serahkan hidupmu sebagai pemberian terbaik bagi-Nya. (WS)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave A Reply

Your email address will not be published.

BERLANGGANAN
GRATIS
Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada berita atau renungan terbaru!
BERLANGGANAN
close-link