Renungan

MENJADI SEMPURNA

172views

Bacaan : Yakobus 3:2

Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya. (Yakobus 3 : 2)

Allah menghendaki kita sempurna karena Bapa adalah sempurna (Matius 5: 48). Dan salah satu indikasi kesempurnaan itu adalah tidak bersalah dalam perkataannya. Orang yang tidak bersalah dalam perkataan adalah orang yang bisa mengendalikan lidahnya. Dan menurut Yakobus, orang yang bisa mengendalikan lidahnya, ia juga bisa mengendalikan seluruh tubuhnya.

Dalam bacaan firman Tuhan hari ini, Yakobus menggunakan beberapa ilustrasi untuk menggambarkan bagaimana mengendalikan lidah. Pertama,  kekang pada mulut kuda yang digunakan kusir untuk mengarahkan dan mengontrol gerakan kuda.

Kedua, lidah digambarkan seperti kemudi pada kapal. Nahkoda menggunakan kemudi kecil untuk menjalankan kapal yang besar. Kemudi ini juga memegang peranan sangat penting pada saat badai datang.

Berikutnya, lidah digambarkan seperti api. Kebakaran hutan beribu-ribu hektar sering diakibatkan karena api kecil dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh seseorang.

Ilustrasi diatas menjelaskan kepada kita bahwa lidah yang terkendali bisa memberikan dampak yang positif sebaliknya jika tidak terkendali bisa menimbulkan bencana.

Untuk menjadi sempurna, kita harus belajar mengendalikan lidah kita. Bagaimana caranya? Perkataan-perkataan yang keluar dari mulut kita menggambarkan sejauh mana keintiman hubungan kita dengan Bapa di surga (Yesaya 50:4).

Inspirasi : Mari saudara, setiap pagi kita mendengar perkataan-perkataan Tuhan dengan sikap hati seperti seorang murid, yang mau belajar dan diajar dari firman Tuhan. (IMF)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response