Renungan

P E R C A Y A

369views

Bacaan : Nehemia 2:1-20

“Karena aku kelihatan sedih, yang memang belum pernah terjadi di hadapan raja,”.  ( Nehemia 2 : 1b )

Alat kedua yang keluar dari kotak perlengkapan Nehemia adalah percaya.  Di akhir ayat 1  ada kata “sedih” dan kata ini digunakan tiga kali untuk menggambarkan bagaimana wajahnya ketika ia berada di hadapan raja. Raja menanyakan untuk mencari tahu mengapa Nehemia tampak muram. Nehemia takut ketika Artahsasta bertanya karena ia tahu raja hanya ingin orang di sekitarnya bahagia. Dalam ayat 2, Nehemia mengatakan bahwa ia “sangat takut” yang secara harfiah dapat diterjemahkan, “ketakutan menerpa saya.”

Mengapa ia takut?  Pertama, dia tahu bahwa dia diharapkan tampil sempurna ketika berada di hadapan raja. Penampilan yang sedih atau melankolis di hadapan raja biasanya dihukum.  Kedua, ia akan meminta raja dari kekaisaran Persia untuk membalikkan kebijakan tertulis yang telah dibuat beberapa tahun sebelumnya tentang rekonstruksi Yerusalem. Maklumat ini tercatat di Ezra 4:21.Nehemia tahu itu adalah kuasa Allah untuk mengubahkan pikiran Artahsasta.

Untungnya, iman Nehemia lebih besar dari rasa takutnya. Dia melakukan hal yang benar karena ia percaya janji-janji Allah. Perhatikan apa yang terjadi, “aku sangat takut, tapi aku mengatakan …” Alih-alih melumpuhkan dia, ketakutan justru mendorong Nehemia untuk bertindak. Doanya selama berbulan-bulan telah mempersiapkan dirinya di menit krusial ini. Keberanian diisi saat dia menyadari tidak mungkin lagi untuk menyembunyikan kesedihannya.

Kemudian, dengan hikmat, ia menjelaskan mengapa ia sedih dalam ayat 3 “Hiduplah  raja untuk selamanya! Bagaimana mukaku tidak akan muram, kalau kota, tempat pekuburan nenek moyangku telah menjadi reruntuhan?….“

Ketakutan Nehemia bisa menyebabkan dia menjadi pemalu. Sebaliknya ia menggunakan alat percaya dengan sangat efektif.

Inspirasi: Apakah ketakutan saudara lebih besar dari “kepercayaan” saudara kepada Allah? (MoI)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response