Renungan

MENGAPA SAUDARA DIBERKATI ?

108views

MENGAPA SAUDARA DIBERKATI?

Bacaan : Kejadian 31:1-12

“Maka sangatlah bertambah-tambah harta Yakub, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai.”  (Kejadian 30:43)

 

Apa yang pertama muncul dalam pikiran anda ketika mendengar kata ‘makmur’ atau ‘kaya’. Mungkin saudara berpikir tentang para konglomerat, para selebriti dengan gaya hidup mereka, atau mungkin kita pernah mendengar dari beberapa hamba Tuhan yang fokus utama khotbahnya adalah tentang kemakmuran.

Bagi kita yang percaya akan Injil secara utuh. Bagi kita yang percaya akan Alkitab secara menyeluruh – tahu bahwa kemakmuran dan uang sangat penting bagi Allah.

Kita tahu bahwa uang dan kemakmuran itu sendiri bukanlah hal yang jahat. Saudara tidak dapat menemukannya dalam alkitab tentang hal itu. Alkitab menyebut kata uang/harta/kekayaan sebanyak ribuan kali. Jelas, itu penting bagi Allah.

Ketika Allah memanggil Abraham dan membuat perjanjian dengan Abraham, ia memberkati Abraham secara luar biasa. Mengapa? Untuk menetapkan sebuah perjanjian dengannya dan dalam rangka – Abraham menjadi saksi bagi budaya kafir di mana ia tinggal. Kemudian kita melihat bagaimana Allah secara supranatural memberkati anak perjanjian – Ishak. Dan kemudian kita melihat bahwa cucu Abraham, yaitu Yakub, – diberkati Allah. Mengapa? Agar Allah dapat membangun sebuah bangsa, Israel. Agar 2,000 tahun kemudian Mesias akan datang dari bangsa Israel.

Setiap kali dalam sejarah, ketika Allah memberkati umat-Nya itu adalah karena Ia ingin mereka menggunakan kemakmuran mereka untuk melayani tujuan-Nya. Ketika bangsa Israel meninggalkan tanah perbudakan – Mesir, Allah menggerakkan tuan-tuan mereka, yaitu orang-orang Mesir, agar bermurah hati kepada bangsa Israel. Sebagai akibatnya orang Mesir memberikan orang Israel emas, perak dan banyak hal yang lain.

Inspirasi: Jika Allah memberkati saudara dengan uang/ harta/ kekayaan yang berlebih, itu karena Ia ingin saudara melayani tujuan–Nya di dunia ini. (R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response