Renungan

ANAK TERANG – 1

739views

ANAK TERANG (1)

Efesus 5: 8-10

 “Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,” (Efesus 5 : 8)

Dalam biografinya, Benjamin Franklin menceritakan kisah tentang satu tantangan yang pernah ia hadapi di Filadelfia untuk membuat orang–orang serius mengenai penerangan di luar rumah mereka. Penduduk mengalami berbagai masalah kriminal, orang seringkali jatuh di jalan-jalan. Dan ia melakukan kampanye agar penduduk setuju bahwa setiap orang perlu bertanggung jawab atas penerangan di luar rumah mereka. Tetapi sia-sia. Tak seorangpun melakukan, dan Benjamin Franklin merasa frustasi.

Suatu hari, ia mendapatkan ide dan memasang lampu. Ia meletakkannya pada satu tiang di depan rumahnya dan menyalakan lampu minyak tanah. Malam itu di kota Filadelfia, ada 1 rumah yang terang, itu adalah rumah Benjamin Franklin; dan lampu itu membuat cahaya yang hangat di sekitar rumahnya. Ketika orang lewat, mereka merasa tenang dan aman, dan tak ada orang yang jatuh, seperti yang biasa terjadi.

Pada malam berikutnya, ada 1 rumah yang menyalakan, dan setelah itu rumah yang lain lagi; dan segera, tanpa harus mengeluarkan sepatah kata, seluruh kota mulai menyalakan lampu pada malam hari di depan rumah-rumah mereka. Benjamin Franklin menulis bahwa apa yang coba ia lakukan dengan nasihat/teguran tidak berjalan, tetapi apa yang ia contohkan menjadi satu hal yang sangat kuat bagi kota itu.

Ketika kita menjadi orang Kristen, salah satu metafora yang digunakan untuk menggambarkan perbedaan hidup kita adalah sekarang kita  menjadi anak-anak terang. Sebelumnya, kita ada dalam kegelapan.

Yesus adalah terang dunia. Sebelum Yesus datang dan masuk dalam hati dan mengubah hidup seseorang, orang itu ada di bawah kuasa kegelapan.

Inspirasi:  Memang mudah berbicara tentang ‘teori’ bagaimana menjalani kehidupan Kristen, tetapi Tuhan menginginkan kita melakukan tindakan yang nyata, dan menjadi teladan.(R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response