Renungan

ANAK TUHAN DAN KOMPROMI – 1

104views

Bacaan: Keluaran 8:20-32

“…Pergilah, persembahkanlah korban kepada Allahmu di negeri ini….;  aku akan membiarkan kamu pergi….hanya janganlah kamu pergi terlalu jauh.” (Keluaran  8 : 25, 28)

Kita hidup di dunia yang semakin permisif dan mengalami degradasi moral.   Korupsi merajalela, free-sex di kalangan pelajar SMP-SMA,  perselingkuhan antar rekan kerja, Ketidaksetiaan di dalam rumah tangga, dan banyak lainnya. Tidak sedikit anak-anak Tuhan yang jatuh. Ini  terjadi jika kita mengkompromikan nilai-nilai iman kita dengan dunia.

Apa hubungannya dengan bacaan kita hari ini?  Musa telah beberapa kali mengadakan mujizat di hadapan Firaun:  air menjadi darah, katak, nyamuk, lalat pikat. Karena tidak tahan, maka Firaun pun bernegosiasi dengan Musa. Ada 4 kompromi yang ditawarkan Firaun.

  1. “Pergilah, persembahkanlah korban kepada Allahmu di negeri ini” (ay.25). Jika saya ubah dengan gaya bahasa masa kini “OKe, silahkan beribadah kepada Tuhan, ke gereja/persekutuan yang penting masih hidup dalam manusia lama/kedagingan dan melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan Tuhan. Tetapi Musa dengan tegas menolak.
  2. “Baik, aku akan membiarkan kamu pergi untuk mempersembahkan korban kepada Tuhan….; hanya janganlah kamu pergi terlalu jauh.” Dengan kata lain…boleh beribadah, tapi jangan terlalu fanatik – sedang-sedang saja, nanti tidak ada teman, karier susah menanjak, bolehlah bohong sedikit, ‘main api’ sedikit, pokoknya jadi orang Kristen yang tidak fanatik dengan nilai-nilai kekristenan. Yang penting kan  melayani, berdoa, bersekutu, tetapi tidak perlu taat. Pokoknya “jangan terlalu jauh”.

Siapa pun kita: pengerja di gereja,  hamba Tuhan sekalipun sangat rentan. Iblis berusaha menjatuhkan anak-anak Tuhan.  Ia tahu kelemahan kita. Ia seperti singa yang mengaum dan menanti waktu yang tepat untuk menerkam mangsanya.

Karena itu, jangan beri kesempatan padanya, karena sekali kita memberi kesempatan, itu akan menjadi pijakan bagi iblis untuk masuk. Iblis lihai membungkus tawarannya sehingga tanpa sadar kita sudah terjerat dan jatuh. Jika kita tidak melekat kepada Tuhan  dan mentaati Firman-Nya, waspadalah!! Dengan mudah kita dapat jatuh dalam tawaran kompromi.

Inspirasi: Jangan kompromi dengan iblis.  Ketaatan kepada Tuhan tidak dapat dinegosiasi.  Batasnya sangat jelas, jangan melanggar batas yang telah Tuhan buat bagi kita. (R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response