Renungan

BAGAIMANA BISA SABAR ?

314views

Bacaan : Kolose 3 : 5 – 17

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. (Kolose 3 : 13)

Seorang bapak sudah dikuasai oleh kemarahan berkata dengan nada keras, “Sudah habis kesabaran saya! Sudah habis kesabaran saya! Ia telah keterlaluan!” Benarkah kesabaran dapat habis? Memang kesabaran menurut standard dunia selalu terbatas dan bersyarat.

Bagi seorang Kristen yang bertumbuh, kesabaran adalah kemampuan rohani yang berasal dari Roh Kudus. Bukan kemampuan moral manusia yang berdosa. Orang Kristen di Kolose sudah menerima Kristus (2:6-7), jadi Paulus mengingatkan mereka harus belajar bersabar.

Dimana dan bagaimana bisa bersabar?

1. Bersabar dimulai dari persekutuan anak- anak Tuhan
. Paulus tidak menuntut orang yang belum percaya melakukannya. Jadi orang Kristen harus sabar satu sama lain baik kepada saudara seiman, maupun kepada orang yang belum percaya.

2. Belajar mengampuni. Ini adalah bukti kesabaran. Orang yang bisa mengampuni hanya orang yang sabar. Ia dapat melupakan kesalahan orang. Ia bahkan juga minta maaf apabila melakukan kesalahan. Musa adalah orang yang sangat mudah marah, tetapi kemudian menjadi orang yang sabar, ketika ia mau belajar di bentuk.

3. Belajarlah pada Yesus. Tuhan Yesus sendiri telah begitu sabar terhadap perlakuan manusia terhadap diri-Nya, mulai dari pelayanan sampai penyaliban-Nya. Apa yang terjadi seandainya Yesus setuju pada sikap Yakobus dan Yohanes agar orang Samaria dihukum saja? (cf. Lukas 9:53-54).

Standart kesabaran hanya ada pada Dia. Semua orang yang telah di baharui, selalu melihat contoh pada Yesus. Saudara ingatlah, kita semua akan meninggalkan dunia ini. Sabarlah dalam dunia yang hanya sementara.

Seperti syair sebuah hymne:
Kerumah tempat yang senang , disana tidak lagi p’rang.
Dan tiada susah dan cela kesitu aku rindulah.
Sabar, dalam susah sukarmu, sabar Tuhan ada sertamu.
Sabar, sabar b’ri kuat bagimu.”

Inspirasi : Bersabarlah kepada siapapun dan dalam keadaan apapun, dengan mengandalkan kuasa Roh Kudus. Sulit namun pasti dapat belajar melakukannya. (BB)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response