Renungan

CARA PANDANG SORGAWI

572views

CARA PANDANG SURGAWI

Bacaan: 2 Korintus 5: 1-10

“Sebab itu juga  kami berusaha, baik kami diam di dalam tubuh ini, maupun kami diam diluarnya, supaya kami berkenan kepada-Nya” (2 Korintus 5 : 9)

Pada masa kini kesehatan, penampilan fisik menjadi sesuatu yang dicari oleh banyak orang. Lihat saja berbagai produk iklan yang ditawarkan di berbagai media. Orang menghabiskan banyak waktu, tenaga dan uang agar sehat, terlihat cantik, hidup lebih lama, dsb.  Memang tidak salah jika kita memiliki gaya hidup sehat dan berusaha agar tampil menarik. Tetapi seringkali orang begitu terobsesi dengan tubuh jasmani yang sehat dan menawan sehingga meng-‘ilah’-kan tubuh ini dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya.

Paulus membuat kontras antara ‘tubuh jasmani’ kita (kemah di bumi) dengan tubuh yang telah dibangkitkan (tempat kediaman di sorga, kediaman yang kekal, tidak dibuat oleh tangan manusia) – ayat 1.

Paulus menulis hal ini karena jemaat di Korintus hidup di tengah-tengah budaya Yunani yang kuat, dimana mereka (org Yunani) tidak mempercayai adanya kebangkitan tubuh. Mereka percaya bahwa kehidupan setelah kematian hanya terjadi pada jiwa. Tetapi Alkitab menjelaskan tubuh kebangkitan kita secara lebih rinci pada 1 Kor. 15:49-58 . Alkitab tidak menceritakan segala sesuatu tentang tubuh yang dibangkitkan nanti, tetapi yang pasti tubuh kita adalah tubuh yang sempurna, tanpa cacat, tanpa sakit penyakit (Fil. 3:21; Wahyu 21:4). Kebenaran tentang hal ini memberikan dorongan dan kesabaran kepada kita saat menghadapi penderitaan/sakit/cacat secara  jasmani.

Dalam ayat 10, dikatakan kita akan ‘menghadap tahta Allah’. Untuk apa? Bukan untuk dihukum, tetapi untuk menerima ‘upah’, sesuai dengan apa yang telah kita lakukan. Karena itu kita tidak dapat hidup seenaknya. Kita perlu mempertanggungjawabkan bagaimana  mengisi hidup kita yang sementara ini dengan taat dan setia dan dengan motivasi yang benar – berkenan kepada Allah (ayat 9).

Inspirasi: Orang yang memiliki cara pandang sorgawi, akan melakukan segala sesuatu di dunia dengan sebaik-baiknya dan dengan motivasi yang benar (R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response