Multiplikasi
Multiplikasi.Com

DISEMBUHKAN OLEH ALLAH

0

Bacaan : Lukas 8 : 43 – 48

“Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah perdarahannya.” (Lukas 8 : 44)

Banyak orang sedang mengerumuni Yesus ketika Ia sedang dalam perjalanan menuju rumah Yairus. Saya yakin sangat sulit bagi seorang wanita yang sedang sakit untuk menerobos orang banyak dan menyentuh-Nya. Sudah 12 tahun ia sakit dan berobat ke berbagai tabib tapi tidak kunjung sembuh. Wanita ini pasti memiliki  semangat yang tinggi, pantang menyerah dan tidak mudah putus asa. Dan tentu saja iman karena ia ingin sembuh dan berusaha mengikuti dan menerobos kerumunan orang dari belakang untuk menyentuh Yesus.

Menurut hukum Yahudi seorang wanita yang sedang datang bulan disebut najis, apakah datang bulan yang normal maupun dalam kasus perempuan dalam bacaan ini tidak normal, karena ia sakit.  Dan apapun yang kena padanya menjadi najis ( Imamat 15: 19-28). Supaya tidak najis, maka pria Yahudi biasanya menghindarkan diri untuk berbicara, menyentuh atau bahkan melihat wanita.

Apakah Yesus tidak tahu siapa yang menyentuh-Nya? Pasti Yesus tahu, tetapi ia ingin perempuan itu memperlihatkan dirinya dan mengajarkan bahwa jubah-Nya tidak memiliki kekuatan magis untuk menyembuhkannya tetapi iman perempuan itu.

Dan dengan tegas Yesus menyampaikan kepada kerumunan orang banyak itu bahwa perempuan yang ‘najis’; itu telah menyentuh-Nya dan Ia telah menyembuhkannya. Bagi Yesus, perempuan ini berarti karena itu Ia memperhatikannya dan menghargainya. Saat ini banyak orang kenal siapa Yesus, mengikuti –Nya, tetapi tidak mengalami perubahan hidup.

Inspirasi : Apakah saudara sekedar ingin tahu siapa Yesus, ataukah saudara ‘menyentuh-Nya’ sehingga anugerah-Nya menyembuhkan tubuh, jiwa dan Roh Saudara?  DIA selalu siap menerima Saudara apa adanya.  (R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave A Reply

BERLANGGANAN
GRATIS
Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada berita atau renungan terbaru!
BERLANGGANAN
close-link