Renungan

JALAN PINTAS

Isaac Blessing Jacob
280views

JALAN PINTAS

 Bacaan : Kejadian 27: 11-29

 Kemudian Ribka mengambil pakaian yang indah kepunyaan Esau, … lalu disuruhnyalah dikenakan oleh Yakub, anak bungsunya.  Dan kulit anak kambing itu dipalutkannya pada kedua tangan Yakub dan pada lehernya yang licin itu. (Kejadian 27 : 16 – 17) 

Dulu saya berpikir bahwa Ribka yang menggunakan Yakub untuk menipu suaminya, Ishak, sedang melakukan kehendak Allah.

Bagaimana pun Ribka telah menerima sabda dari Allah karena itu ia berusaha menaati-Nya dan mencoba untuk mempercepatnya. Ia sedang mencoba menghentikan suaminya yang akan melakukan kesalahan. Ia ingin menunjukkan kehendak Tuhan, dengan mencoba menghentikan suaminya membuat pilihan yang tidak bijaksana – mencoba untuk menghentikan suaminya melawan kehendak Allah.

Ribka mengerti bahwa ketika sebuah berkat telah diberikan ia tidak akan pernah kembali.

Waktu adalah hal yang penting di sini. Waktunya singkat. Jadi apa yang yang dilakukan Ribka? Hasil menghalalkan cara. Ia berpendapat, kebohongan kecil di antara anggota keluarga, bukanlah masalah.

Ini sama dengan apa yang iblis lakukan dengan Yesus di padang gurun. Ia datang kepada Yesus dan berkata,”Yesus, Engkau dan aku tahu  bahwa Engkau adalah Raja atas alam semesta. Engkau meninggalkan kemuliaan sorga untuk datang ke bumi.” Iblis ingin menunjukkan kepada-Yesus cara mudah untuk mencapai tujuan-Nya. “Ada cara sederhana untuk mencapai apa yang menjadi tujuan-Mu datang ke dunia.” Saudara harus selalu curiga dengan kebohongan yang ditawarkan iblis. Kita sering berpikir bahwa Allah perlu mendapatkan ‘bantuan’ kita agar rencana-Nya terlaksana. Kebohongan tidak menyelesaikan masalah, malah menumpuk masalah.

Inspirasi: Pekalah akan kehendak Tuhan dan tidak memilih jalan pintas yang mudah dengan berbohong. (R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response