Renungan

JANGAN KAMU KUATIR

139views

Bacaan  Matius 6 : 25 – 34

“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? (Matius 6 :  25 )

Hal kekuatiran merupakan momok atau musuh yang sering menghancurkan iman orang-orang percaya. Karena kuatir kalah dalam peperangan Saul mengambil alih tugas Samuel dalam membakar korban bakaran kepada Tuhan, yang merupakan awal kehancurannya.

Karena kuatir ditangkap oleh tentara Romawi Petrus menyangkali Tuhan Yesus sampai 3 kali, dan kalau kita cari masih ada banyak lagi contoh orang hebat yang kuatir.

Suatu saat,  saya harus berangkat ke jawa timur untuk urusan keluarga, saya ijin 2 hari untuk dapat menyelesaikan urusan itu. Pagi ketika berangkat saya melihat Istri saya sehat dan dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan baik. Sore ketika saya sedang berkumpul dengan keluarga di kota Malang, saya mendapat pesan singkat dari anak saya yang mengatakan bahwa istri saya sakit di bagian perut dan sangat menderita karena rasa sakit yang luar biasa.

Saya hanya dapat berkomunikasi dengan istri melalui telepon dan memberikan semangat dan penghiburan, namun rasa sakitnya semakin menjadi jadi. Sampai akhirnya diputuskan untuk menghubungi teman dokter untuk dimintai nasehat obat apa yang cocok. Namun obat yang diberikan hanya menolong sebentar kemudian sakit itu kembali memuncak.

Sepanjang malam saya tidak dapat  tidur karena harus  memantau sakitnya walau melalui telepon. Saat seperti itu perasaan kuatir dapat saja menghinggapi saya, namun Tuhan mengajarkan kepada saya apa arti penyerahan yang total kepada-Nya, saya sangat dikuatkan oleh janji Firman Tuhan, bahwa perasaan kuatir itu malah akan membuat kita jatuh.

Karena kebaikan Tuhan melalui teman-teman akhirnya istri saya diantar kerumah sakit dan dirawat selama 5 hari. Semua masalah dapat diselesaikan dengan  baik dan nama Tuhan di permuliakan. Puji Tuhan untuk pengalaman ini.

Inspirasi : Kalau kita belajar berserah kepada-Nya, ketahuilah bahwa Tuhan sangat menghargai penyerahan itu. Karena itu “Jangan kamu Kuatir”. Kuatir membuat Tuhan tidak dapat bertindak dan menolongmu lepas dari pergumulan dan masalahmu.(WS).

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response