Multiplikasi
Multiplikasi.Com

KEBAIKAN BAGI DIRI SENDIRI

0

Bacaan : Amsal 11 : 17 – 25

Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri,…… (Amsal 11 : 17a)

Siang itu saya berada di kampus bersama beberapa mahasiswa yang saya layani. Ketika saya menanyakan keadaan mereka, seorang mahasiswa mengungkapkan keinginannya untuk pulang ke kota asalnya dalam liburan pendek waktu itu. Namun dia mengalami kesulitan biaya transportnya.

Saya tahu dia tidak bermaksud meminta bantuan saya atau mahasiswa lain saat menceritakan hal itu pada kami. Namun saya mendapat kesan kuat dihati, bahwa Tuhan ingin saya membantunya.  Sejenak saya ragu-ragu mengingat keterbatasan uang saya saat itu. Namun akhirnya, dengan bersandar pada kemurahan Tuhan, saya berikan sejumlah uang padanya.

Saya tidak bermaksud menceritakan bahwa saya adalah orang yang murah hati, karena kenyataannya saya masih terus dibentuk Tuhan kearah itu. Saya juga tidak bermaksud membangun sebuah doktrin perhitungan investasi dengan Tuhan. Bahwa jika saya memberi sekian, maka saya pasti akan mendapat sekian kali lipat dari investasi tersebut.
Meskipun akhir dari kisah di atas adalah, beberapa waktu kemudian, seorang teman tiba-tiba memberikan berkat tak terduga lebih dari 10 kali lipat dari yang saya berikan.

Dari pengalaman ini, saya belajar kebenaran Firman Tuhan, bahwa kemurahan hati adalah bentuk kebaikan bagi diri kita sendiri. Ketika kita menaati perintah Tuhan untuk bermurah hati, kita tidak saja sedang mendapat kehormatan untuk menjadi saluran berkat Allah bagi orang lain, tetapi kita juga sedang melakukan kebaikan bagi diri kita sendiri.

Kebaikan apa yang kita dapat ? salah satunya, kita mengalami kebenaran perkataan Yesus : ”Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan” (Matius 5 :7). Kebenaran itu sering diungkapkan dengan kata-kata ini : Ketika tangan kita terbuka, maka lebih mudah bagi kita menerima apa yang Allah mau berikan.

Inspirasi : Ingatlah, kemurahan hati kita pada sesama tidak akan dapat melampaui kemurahan hati Allah pada kita. (Ratna)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave A Reply

Your email address will not be published.

BERLANGGANAN
GRATIS
Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada berita atau renungan terbaru!
BERLANGGANAN
close-link