Renungan

KEKAYAAN YANG SIA-SIA

106views

Bacaan : Pengkotbah 5 : 9 – 14

Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Ini pun sia-sia. (Pengkotbah 5 : 9)

Bacaan kita hari ini berisi sharing yang diberikan oleh raja terkaya yang pernah hidup di dunia ini, Salomo. Jika kita amati secara cermat bukan soal kekayaannya yang salah karena harta bersifat netral, tetapi bagaimana menggunakan kekayaan itu yang sering membuat orangnya merasa sia-sia memiliki segalanya itu.

Tahun 80-an di Puerto Rico saya pernah bertemu dengan sebuah kapal pesiar terkenal di dunia “EUROPE ”. Kapal ini milik sebuah maskapai pelayaran Jerman, Hapag Lloyd. Jika kita naik ke atasnya wow…. luar biasa, seperti sebuah istana terapung, di dalamnya Saudara akan merasa tersanjung karena kemewahannya.

Ada 10 restoran yang menyuguhkan berbagai macam masakan internasional yang sangat mengundang selera. Ada sebuah theater besar untuk menonton film, ada ruang untuk berdisco, ada tempat pertokoan yang menjual berbagai barang mewah emas & berlian. Juga ada sebuah kasino besar tempat berjudi,  bar dengan musik yang rileks, kolam renang yang membuat penumpang ingin selalu santai di sekitarnya.

Dengan tersedianya beberapa lift kita dapat turun ke bawah melihat kabin awak kapal & penumpang dan naik sampai ke anjungan kapal untuk melihat istana ini dari atas. Ada sekitar 800 awak kapal yang siap melayani dan memanjakan 1500 penumpang, yang kebanyakan memancarkan wajah penuh bahagia.

Namun di atas kapal itu saudara juga akan menemui orang-orang yang berwajah murung, tidak bergairah dalam melakukan aktifitas, dipenuhi oleh rasa takut kehilangan apa yang mereka miliki. Bahkan ada  beberapa ruangan yang dijaga oleh bodyguard khusus karena tidak boleh dilalui. Ketika ditanya mengapa ? Dijawab oleh beberapa awak kapal, mereka takut  beberapa barang berharganya dicuri orang. Sangat ironis, mereka sedang menikmati sebuah perjalanan  yang tidak dapat dinikmati oleh kebanyakan orang, tetapi mereka tidak menikmatinya.

Inspirasi : Tidak salah memiliki kekayaan & harta, tetapi bagaimana Saudara menggunakannya? Marilah kita mohon, agar Tuhan memberikan hikmat bagi kita agar dapat menggunakannya bagi kemuliaan-Nya. (WS)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response