Renungan

KELAHIRAN YANG UNIK

84views

KELAHIRAN YANG UNIK

Bacaan: Matius 1:18-25

“Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: “Pada waktu Maria ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami istri.” (Matius 1:18)

 

Berita kelahiran Kristus yang ajaib, spontan mengundang reaksi mereka yang sulit mengerti karena tidak percaya, dan tak masuk akal. Mereka tidak mampu melihat pekerjaan supra alami dari Roh Kudus atas fakta tersebut.

Wayne Grudem menulis: “Alkitab dengan jelas mencatat Yesus yang dikandung dalam rahim Maria adalah dari Roh Kudus, tanpa peran seorang ayah secara biologis.” Sampai hari ini penyangkalan terhadap fakta ini masih terus ada dari mereka yang tidak percaya.

Bayangkan saja, sementara para malaikat sedang bersukacita, juga para majus dan  gembala, di tempat lain orang bingung dan bertanya-tanya dengan nada sinis. Maria sendiri ketika diberitahu hal ini  sempat berkata: “Bagaimana mungkin hal itu terjadi, sebab aku belum bersuami?” Tetapi kemudian ia mengerti dan mengakui bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah. (Lukas 1:34-38).

Dr. Sproul menulis, “Kemanusiaan Yesus yang sejati telah diserang dari dua arah. Gereja mula-mula telah menghadapi serangan dari docetisme yang mengajarkan bahwa Yesus tidak benar-benar memiliki tubuh fisik atau natur manusia. Mereka mengajarkan bahwa Yesus hanya “kelihatannya” memiliki suatu tubuh tetapi pada kenyataannya hanya seperti suatu keberadaan yang memakai topeng. Yohanes melawan ajaran ini dengan mengatakan bahwa mereka yang menyangkali kedatangan Yesus yang menjadi daging adalah anti-Kristus.

Sekarang pun banyak orang tidak percaya karena mereka telah terjebak pada apa kata orang, dan bukan pada apa kata Alkitab. Jadi bila ditanya, apakah ada orang yang merayakan Natal tetapi justru tidak percaya kebenarannya, pasti ada, dan masih banyak. Bagaimana dengan kita?

Inspirasi: Berita Alkitab tentang kelahiran Yesus adalah kebenaran yang harus diterima dengan iman, bukan untuk dipertanyakan seperti laporan ilmiah yang masih dapat diragukan kebenarannya. (Boy Borang)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response