Renungan

KERJA JUJUR

107views

Bacaan II Raja raja 12 : 10 – 15

“Mereka kemudian tidak mengadakan perhitungan dengan orang-orang yang diserahi uang itu untuk memberikannya kepada tukang-tukang, sebab mereka bekerja dengan jujur” (II Raja raja 12 : 15)

Di kantong David hanya tersisa 1 keping dollar saja. Dengan perut keroncongan ia berjalan ke bilik telepon umum, memasukkan seluruh dananya satu keping uang logam itu ke dalam telepon.  David baru saja hendak melontarkan perasaannya dengan penuh kekesalan, namun  suara ibunya merubah maksud tersebut .

Firasat David mengatakan ada yang tidak beres, ia cepat-cepat bertanya:  “Mama, apa yang telah terjadi di rumah?”  Ibu David berkata: “Anakku, papamu terkena penyakit berat,  seluruh tabungan ludes, bahkan kerjanya, sumber penghasilan satu-satunya di rumah telah terputus. Oleh karena itu, sudah 2 bulan ini tidak mengirimimu uang lagi.”  Liburan masih 1 bulan lagi, jikalau memiliki uang, barang 8 sampai 10 dollar saja, maka David mampu bertahan hingga liburan tiba, kemudian menggunakan 2 bulan masa liburan untuk bekerja menghasilkan uang.  Akan tetapi sekarang 1 sen pun tak punya, mau tak mau ia harus drop out.

Pada detik ketika David mengatakan “Sampai jumpa” kepada ibunya dan meletakkan gagang telpon itu pesawat telpon umum tersebut mengeluarkan bunyi gaduh, David dengan terkejut dan terbelalak menyaksikan banyak keping dollar  keluar dari alat itu.

David berjingkrak kegirangan, segera menjulurkan tangannya menerima uang-uang tersebut. Sekarang, terhadap uang-uang itu,bagaimana menyikapinya? Hati David masih merasa sangsi, diambil untuk diri sendiri, 100% boleh. Karena tidak ada yang tahu, dan dia sendiri betul-betul sedang membutuhkan.  Namun ia kemudian  menghubungi bagian pelayanan umum perusahaan telepon.  Mendengar penuturan David, nona pelayanan umum berkata: “Uang itu milik perusahaan telepon, maka itu harus segera dikembalikan (ke dalam mesin telepon)”.

Tetapi setelah dicoba pesawat otomat itu terus menerus memuntahkannya kembali.

“Sekali lagi David menelepon pelayanan umum yang berkata: “Saya juga tak tahu harus bagaimana, sebaiknya saya sekarang minta petunjuk atasan.”  Tak lama kemudian, nona pelayanan umum menelepon ulang pesawat otomat yang sedang bermasalah itu.  Dia berkata “Saya telah memperoleh ijin dari atasan yang berkata uang tersebut untuk anda, karena perusahaan kami saat ini tidak punya cukup tenaga, untuk dikirim  ke sana .” “Hore!” David meloncat saking gembiranya. Sekarang, uang logam itu secara sah menjadi miliknya. David membungkukkan badannya dan dengan seksama menghitungnya, total berjumlah 9 dollar 50 sen. Dikemudian hari David sukses dalam studi bahkan  menjadi direktur perusahaan telepon di Amerika.

Inspirasi : Tuhan sangat menghargai orang jujur, karena saat ini sudah sulit mencari orang jujur. Jikalau kita jujur di hadapan Tuhan, dimana saja Tuhan menempatkan kita pasti berhasil. (WS)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response