Multiplikasi
Multiplikasi.Com

MEMBERI PENGARUH

0

Bacaan : Kejadian 24 : 26 

“Lalu berlututlah orang itu dan sujud menyembah Tuhan”  (Kejadian 24:26)

Abraham sadar bahwa Allah memanggil diri dan keturunannya untuk menjalankan kehidupan yang terpisah dari orang sekitarnya. Karena itu ia meminta Eliezer, pembantu seniornya untuk mengambil istri dari sanak keluarganya. Suatu tanggung jawab yang besar bagi Eliezer. Ia berjanji bahkan bersumpah untuk melaksanakan apa yang diperintahkan tuannya.

Yang menarik dari Eliezer, ia berdoa, minta bimbingan dan tuntunan Allah, membuat rencana serta menyerahkan rencana itu kepada Allah (ayat. 12-14). Segera setelah Eliezer tahu bahwa Allah menjawab doanya, ia langsung memuji Tuhan, berdoa, mengucap syukur untuk kebaikan dan tuntunan Tuhan. Artinya, Eliezer adalah hamba yang saleh.

Doa dan iman yang dimiliki oleh hamba ini menunjukkan bahwa iman dan ketaatan Abraham bukan dimiliki oleh Abraham sendiri, tetapi juga dimiliki oleh anggota keluarga yang lain dalam keluarga. Dalam Perjanjian Baru, Sarah disebutkan: karena imannya (Ibrani 11:1) dan karena tunduk dan taat pada Abraham (I Petrus 3:5,6).

Ketika belajar di Universitas di London, Mahatma Gandhi hampir yakin bahwa kekristenan adalah agama yang benar, dan supranatural. Setelah lulus dan masih berusaha mencari bukti-bukti yang dapat membuatnya menjadi seorang Kristen, Gandhi muda melamar untuk bekerja di Afrika Timur dan tinggal dengan sebuah keluarga Kristen. Ketika mengetahui akan hal itu, Gandhi senang sekali dan berpikir bahwa disanalah nanti ia dapat mencari bukti-bukti yang ia cari.

Tetapi 7 bulan berlalu, ia melihat dan merasakan sikap orang Kristen yang acuh tak acuh kepada Tuhan. Ia mendengar mereka menggerutu ketika diminta untuk memberi sumbangan kepada gereja, minat Gandhi berubah menjadi kekecewaan. Ia berkata dalam hatinya: ‘Tidak, ini bukanlah agama seperti yang saya kira, ini hanyalah satu diantara banyak agama lain yang ada di dunia ini’.

Aplikasi: Demonstrasi iman kita kepada Tuhan, nampak dari bagaimana kita hidup. Apakah Iman kita menunjukkan relasi kita dengan Allah otentik. Apakah orang lain melihat Allah di dalam hidup kita ? (R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave A Reply

BERLANGGANAN
GRATIS
Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada berita atau renungan terbaru!
BERLANGGANAN
close-link