Multiplikasi
Multiplikasi.Com

MENGIKUT YESUS

0

Bacaan :  Matius 6 : 19 – 24

“Tidak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”
(Matius 6 : 24)

Suatu kali Yesus menyampaikan cerita ini. Sebenarnya ini bukan cerita; ini adalah peristiwa yang terjadi dalam hidupNya. Ia sedang berjalan di jalan-jalan Yerusalen dan bertemu seorang pria dan Yesus berkata, “Ikutlah aku.” Orang itu berkata, “Baik, aku akan mengikut Engkau. Tetapi, Tuhan, ijinkan aku terlebih dahulu mengurus sesuatu yang harus aku urus.” Nah, sepotong frase itu – “Tuhan, ijinkan aku terlebih dulu” adalah sebuah kontradiksi.

Anda tidak dapat berkata “Tuhan” dan “aku terlebih dahulu” pada saat yang sama. Jika anda berkata “saya terlebih dahulu,” Ia bukan Tuhanmu. Ia bukan yang berkuasa.  Ia bukan nomor satu. Jadi anda harus memutuskan siapa yang akan menjadi Tuhan dalam hidup anda – anda atau Allah?

Apakah Allah akan menjadi yang lebih dahulu, atau saya lebih dahulu?  Ijinkah saya menanyakan pertanyaan yang sangat pribadi – kapan saudara mengatakan kepada Allah “saya lebih dulu”? Anda tahu, bahkan orang Kristen melakukan hal ini.
Kapan saudara berkata, “Allah, saya akan hidup bagimu, tetapi biarkan saya menikahi seseorang terlebih dulu.

– Allah saya akan hidup bagimu, tetapi biarkan saya menyelesaikan sekolahku terlebih dulu.

– Allah, saya sungguh-sungguh akan melayaniMu, tetapi biarkan saya membesarkan anak-anak lebih dahulu.

– Allah, saya sungguh ingin bersemangat untukMu, saya akan melakukan semua itu, tetapi biarkan saya lebih dulu menjadi independen secara keuangan.

Biarkan saya membayar angsuranku terlebih dulu. Biarkan saya membangun karierku terlebih dulu. Biarkan saya membiayai pendidikan tinggi anakku lebih dulu. Dan Allah berkata, “Jika Aku bukan yang utama, tidak satupun dari hal-hal ini akan ada pada perspektif yang benar.”

Inspirasi : Apakah yang menjadi nomor satu dalam hidup anda? (Rick Warren)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave A Reply

Your email address will not be published.

BERLANGGANAN
GRATIS
Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada berita atau renungan terbaru!
BERLANGGANAN
close-link