Renungan

MENJADI SEPERTI IDOLA

Two mountain climbers helping one another to the summit
137views

Bacaan : Hakim-hakim 3: 7-11

“…..maka Tuhan  membangkitkan  seorang  penyelamat  bagi  orang Israel, yakni Otniel, anak Kenas adik Kaleb.” (Hakim Hakim 3 : 9b)

 Anak-anak sering kali mengidolakan tokoh kartun seperti spiderman, superman, Batman, sebagai pahlawan karena mereka berani,  suka membela yang lemah. Atau  tokoh-tokoh olah raga, artis/ seniman dll. karena kelebihan mereka masing-masing. Bahkan, fans fanatik seorang idola dapat berpakaian, bernyanyi  dan bersikap seperti idolanya.

Kitab hakim-hakim sebenarnya berisi tentang sejarah para pahlawan Israel yang berhasil mengalahkan musuh-musuh Israel. Salah satu pahlawan diantaranya adalah Otniel, hakim pertama Israel.

Yang menarik, Otniel adalah keponakan Kaleb, yang seangkatan dengan Yosua (Hakim hakim 3:9). Pasti mereka juga ikut memberi dampak pada Otniel saat ia bertumbuh (Bil. 13:30; 14:24).  Kepemimpinan Otniel dimulai ketika ia memberikan dirinya untuk dipakai oleh Allah.

Dalam Hakim 1:13, kita membaca Otniel secara sukarela memberikan dirinya untuk merebut Kiryat-Sefer.Sehingga melalui kepemimpinannya selama 40 tahun bangsa Israel kembali kepada Allah setelah  mereka melakukan apa yang jahat di mata Allah dengan cara menyembah Baal dan Asyera.

Baal adalah dewa yang dipuja di Kanaan, biasanya dalam bentuk patung kerbau yang menggambarkan kesuburan. Sedangkan Asyera dipuja sebagai istri Baal, dianggap sebagai dewi kesuburan bentuknya tiang berhala dari kayu yang merupakan lambang dari pohon yang rimbun.

Raja-raja Yehuda dan Israel yang jahat di mata Tuhan biasanya dikatakan ‘hidup menurut kelakuan raja sebelumnya yang juga jahat’ . Raja yang terdahulu memberi  dampak pada raja berikutnya.

Apa yang kita lakukan memberi  dampak kepada orang di sekitar kita, minimal anak-anak atau orang yang dekat dengan kita.Tanpa kita sadari, banyak hal dapat menjadi ‘idola’ yang dapat memberi pengaruh dalam diri  kita maupun anak-anak.

Seperti bangsa Israel , sering kali ada hal-hal lain yang lebih memberikan kontribusi dan pengaruh dalam hidup  karena kita menyediakan lebih banyak waktu untuk hal-hal tersebut, misalnya: televisi, internet, hobby, bergaul dengan teman-teman yang sering bersikap negatif. Ingatlah, ada orang-orang di sekitar kita yang sedang memperhatikan dan meneladani kita tanpa kita sadari.

Inspirasi : Membaca Firman Tuhan dan taat merupakan cara Allah agar kita memiliki karakter seperti Kristus  sehingga memberi  dampak bagi sekitar kita. Jadilah Idola yang menuntun banyak orang kepada Tuhan sehingga hidup mereka diubahkan. (R)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response