Renungan

PENGHAMBAT DOA – 1

73views

PENGHAMBAT DOA – 1

 Dosa yang tidak diakui

Mazmur 66:18 “Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.”

 John Maxwell dan istrinya naik ke mobilnya, VW kodok tua, untuk berangkat bekerja, tetapi saat memutar kunci kontak, mobil tidak mau hidup, hanya terdengar bunyi detikan lemah. Mengapa? Ada karat pada kepala aki yang dihubungkan oleh kabel menuju ke mesin starternya. Karat terlihat berupa kerak putih-putih menutupi kepala aki sehingga menghambat  arus listrik sehingga mesin tidak mau menyala.

Hubungan kita dengan Tuhan dan  kehidupan doa kita berfungsi dengan cara yang mirip dengan keadaan mobil. Selama tidak ada apapun yang menghambat “hubungan” kita dengan Tuhan, kita mempunyai kekuatan yang tidak terbatas. Karat spiritual menjadi penghambat bagi doa yang efektif, menjadi pembunuh doa kita. Tuhan sempurna dan tidak bisa membiarkan dosa dalam diri kita. Kalau kita secara sadar memberikan toleransi kepada dosa dalam kehidupan kita, maka ini mendesak, Tuhan menjauhi kita. Sebagai akibatnya, membuat doa kita tidak memiliki daya/kekuatan.

Kabar baiknya adalah bahwa kalau kita mengakui dosa, Tuhan mengampuninya, dan dosa pun hilang. Catatan  bersih kembali dan kita tidak harus bertanggung jawab. Yeremia 31:34 mengatakan,  “Kesalahan-kesalahan mereka akan Kulupakan, dosa-dosa mereka akan Kuampuni.” Bukan hanya kita diampuni, tetapi Tuhan juga memilih untuk benar-benar melupakan dosa kita dari masa lalu. Pada saat itu hubungan kita dipulihkan kembali, dan doa kita mendapatkan lagi kekuatannya. Tindakan kita di masa lalu mungkin masih mempunyai akibat, tetapi dosa itu sendiri sudah diampuni.

Inspirasi: Kalau Saudara menyimpan dosa dalam hidup Saudara, akuilah itu sekarang juga dan terimalah pengampunan dari Tuhan. (Dari Partners in Prayer oleh John Maxwell) (TY)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response