Renungan

PENGHAMBAT DOA – 3

83views

PENGHAMBAT DOA – 3

 Ketidaktaatan

1 Yohanes 3:21-22

 “Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.” ( I Yohanes 3 : 21 – 22) 

Norman Vincent Peale menceritakan sebuah kisah dari masa kanak-kanaknya yang memberikan wawasan bagaimana ketidaktaatan menghambat doa kita. Saat masih anak-anak, ia pernah mendapat  sebatang cerutu besar. Ia pergi ke lorong belakang di tempat di mana ia mengira tidak akan ada orang yang melihatnya dan menyalakan dan menghisapnya.

Sementara ia menghisapnya, ia tahu bahwa rasanya sama sekali tidak enak, tetapi hal itu  membuatnya merasa seperti orang dewasa. Ketika dia terus menghisap cerutu, dia memperhatikan bahwa  ada seorang laki-laki yang berjalan di sepanjang lorong menuju ke arahnya. Setelah laki-laki ini semakin dekat, Norman menyadari — dengan rasa ngeri — bahwa itu adalah ayahnya. Sekarang sudah terlambat untuk membuang cerutu, maka dia menaruhnya di belakang punggungnya dan berusaha bertindak sesantai mungkin.

Mereka saling menyapa, dan dengan rasa tidak tenang si kecil Norman berbicara dengannya, ayahnya mulai mengobrol dengannya. Karena ingin sekali mengalihkan perhatian ayahnya, anak ini menunjuk ke papan iklan yang tidak begitu jauh yang mengumumkan dilangsungkannya pertunjukan sirkus.

“Boleh saya pergi menonton sirkus, Ayah?” dia memohon. “Boleh saya menonton sirkus kalau pergi ke kota, yah?”

“Nak,” ayahnya menjawab dengan tenang tetapi tegas, “Jangan sekali-kali mengajukan permintaan pada saat yang bersamaan dengan mencoba menyembunyikan ketidaktaatan yang sedang membara di belakang punggungmu.”

Peale tidak pernah melupakan jawaban ayahnya. Dan hal ini memberikannya sebuah pelajaran berharga tentang Tuhan. Tuhan tidak bisa mengabaikan ketidakpatuhan kita ketika kita berusaha mengalihkan perhatian-Nya.

Inspirasi: Hanya kepatuhan kita saja yang bisa memulihkan hubungan kita dengan Dia dan memberikan kekuatan kepada doa kita. (Dari Partners in Prayer oleh John Maxwell) (TY)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response