Renungan

PENGHAMBAT DOA – 4

106views

PENGHAMBAT DOA – 4

Tidak mau mengampuni

Bacaan : Matius 6:14-15

 “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” (Matius6:14-15)

Mungkin Anda masih ingat pasal dalam Alkitab yang di dalamnya Petrus bertanya kepada Yesus tentang mengampuni. Dia bertanya, “Tuhan, kalau saudara saya berdosa terhadap saya, sampai berapa kali saya harus mengampuni dia? Sampai tujuh kalikah?” (Matius 18:21). Hukum Ibrani mengharuskan seseorang mengampuni orang lain tiga kali untuk satu pelanggaran. Petrus, dengan menyatakan tujuh kali mengira dia sangat baik hati dan seorang yang pemaaf. Dia mungkin terkejut setelah mendengar jawaban Yesus: “Tidak, bukan sampai tujuh kali, tetapi tujuh puluh kali tujuh kali” (Matius 18:22).

Yesus berusaha mengajarkan kepada Petrus bahwa pemberian ampun bukan soal matematika. Demikian pula itu bukan pilihan kata-kata. Ini adalah sikap hati, dan Roh Kuduslah yang memampukan kita untuk mengampuni. Mengapa mengampuni begitu penting? Jawabannya ditemukan dalam Matius 6:14-15: “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”

Mengampuni dan diampuni adalah pasangan yang tidak dapat dipisahkan. Kalau seseorang tidak mau mengampuni orang lain, dia menyakiti diri sendiri, karena sikapnya yang tidak mau mengampuni menahan dia dan membuatnya merasa getir. Dan seseorang tidak bisa berdoa dengan kegetiran dan keluar dengan memperoleh berkat.

Inspirasi: Mengampuni bukan hanya memungkinkan hati kita dibenarkan, tetapi juga membuat hati kita ringan. (Dari Partners in Prayer oleh John Maxwell) (TY)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response