Renungan

SIAP DIUJI

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
75views

SIAP DIUJI

 “Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguh kan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”  (Yesaya 41 : 10 ) 

Janji Tuhan berikutnya yang diberikan oleh Yesaya melalui bacaan  ini bagi mereka yang masih “takut” adalah ‘bahwa Allah akan meneguhkan bahkan akan menolong mereka.’ Kata  “meneguhkan” dalam beberapa terjemahan bahasa Inggris ditulis “strenghten” yang artinya “menguatkan” atau “memampukan”.

Nabi Yesaya ingin memberikan penegasan bahwa dalam menghadapi setiap masalah, setiap orang percaya perlu tahu bahwa Allah akan memberikan kemampuan dan kekuatan bagi kita dalam menghadapinya.

Mengapa ketika Allah meminta Abraham mengorbankan Ishak anaknya, ia taat pergi ke gunung Muria, tanpa banyak bertanya. Mengapa ketika dikejar oleh prajurit Firaun, Musa  dengan tenang dapat menghadapinya? Mengapa ketika menghadapi para Imam besar dan mahkamah agama, Petrus yang telah menyangkali Yesus 3 kali dapat bersikap tenang. Jawabannya adalah karena mereka telah belajar taat dan mengalami proses “peneguhan” Allah.

Untuk mengalami peneguhan Allah ini ada syaratnya, yaitu siap diuji. Bagaimana mungkin kita dapat mengetahui apakah kita telah lebih baik dari sebelumnya kalau tidak siap diuji .

Inspirasi : Hidup ini adalah sebuah ujian. Jika saudara lulus hari ini,  saudara harus terus belajar supaya dapat lulus besok. Allah selalu siap menolong dan meneguhkan kita melalui ujian yang Dia berikan. (WS)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response