Renungan

VISI ALLAH

143views

VISI ALLAH

Bacaan : I Samuel 16 :4-13

 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.” (I Samuel 16:7)

Seringkali dalam hidup ini ada banyak hal yang tidak kita mengerti, karena visi Allah yang luar biasa. “Mount Rushmore National Memorial” merupakan gunung batu yang diukir menjadi wajah mantan “Presiden Amerika Serikat” yaitu : George Washington, Thomas Jefferson, Theodore Roosevelt &  Abraham Lincoln.  Pahatan di “Gunung, Rushmore” ini dilakukan oleh Gutzon Borglum & anaknya. Kehebatan Gutzon Borglum adalah bagaimana ia melihat bongkahan gunung batu yang masih mentah & tak berbentuk bisa menjadi  wajah tokoh Amerika Serikat.  Dalam istilah pematung, itulah yg disebut  “Hyperseeing atau melihat jauh ke depan.” Dia mempunyai visi.

Tuhan juga melakukan hal yang sama dalam hidup kita. Ia tidak hanya melihat bongkahan batu yg masih mentah, tapi Dia sudah bisa tahu hal terbaik yang akan terjadi dalam hidup kita. Dalam bacaan hari ini Tuhan tidak melihat Daud sebagai gembala sederhana, tapi Tuhan melihatnya sebagai gembala atas seluruh Israel. Ketika melihat Yusuf, Allah tidak melihat dia sebagai budak di Mesir, tapi melihatnya sebagai penguasa Mesir yang menyelamatkan bangsa Israel dari kelaparan. Ketika melihat Petrus, Allah tidak melihat dia sebagai penjala ikan, namun melihatnya sebagai penjala manusia.  Tuhan tahu semuanya tentang hidup kita. Tidak hanya tahu, bahkan Dia juga menyatakan visi dan rencana Nya yang indah dalam hidup kita.

Dan lebih dari semuanya itu, DIA rindu kita mau taat pada apa yang sudah direncanakanNya bagi kita. Dia mau kita belajar taat dan melalui proses yang sudah direncanakanNya bagi kita.

Inspirasi : Apapun keberadaan kita hari ini, belajarlah untuk melihat hidup kita seperti  Visi Allah. Jangan melihat hidup kita sebagai “bongkahan batu” yang tidak ada artinya, namun lihatlah hidup kita sebagai “Karya Agung Tuhan”. (WS)

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave a Response