Multiplikasi
Multiplikasi.Com

20 SARAN BAGI ORANG TUA YANG SIBUK

0

20 Saran Bagi Orang Tua yang Sibuk

Dan, seorang ayah, memiliki 2 orang remaja pria yang bermain baseball untuk 2 tim yang berbeda…. dan tim mereka sedang mengadakan turnamen. Dapat saudara bayangkan.

“Kadang kala saya berpikir, apakah saya sedang melakukan sesuatu dengan  benar?” katanya, sambil menambahkan bahwa kedua putranya tersebut dipilih sebagai tim inti. Ia dan istrinya ingin menolong anak-anak mereka untuk mengembangkan talenta yang diberikan oleh Tuhan, tetapi berapa harga yang harus dibayar oleh keluarga?

Menjadi orang tua tidak pernah mudah. Dengan berbagai kegiatan yang tiada akhir setiap hari, kadang kala keluarga memiliki waktu yang terbatas untuk benar-benar berada di rumah. Saya bertanya kepada beberapa teman bagaimana mereka menyeimbangkan kehidupan mereka yang sibuk.

Berikut ini adalah beberapa tips dari mereka bagi para orang tua yang sibuk:

  1. Ketika saudara beraktifitas, jadikan Tuhan yang terutama. Pertimbangkan dampak rohani aktifitas Apakah ada pertandingan bola pada hari minggu atau latihan pada rabu malam yang mengganggu pelayanan saudara di gereja?
  1. Lindungi pernikahan saudara dari kesibukan menjalani kehidupan. Apakah pasangan saudara merasa bahwa saudara memiliki lebih banyak waktu dengan anak-anak daripada dengannya? Apakah keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan sekolah dan olah raga dapat dikurangi atau dibatasi?
  1. Berdoalah untuk kegiatan yang dilakukan. Seorang ayah mengatakan, ”Membuat pilihan bagi anak-anak kita membutuhkan doa yang sungguh-sungguh…. agar Tuhan memberikan hikmat dan keberanian yang besar, karena ketika pilihan telah dibuat sering kali dibutuhkan keberanian untuk melawan arus.”
  1. Ingatlah bahwa tugas utama yang diberikan Tuhan kepada saudara sebagai orang tua adalah menolong anak-anak mengenal Kristus, dan menolong mereka bertumbuh dalam iman dan kasih mereka kepada Tuhan (Ulangan 6:1-9; Yohanes 8:31). Apakah saudara memiliki cukup waktu untuk mempelajari Firman Tuhan bersama dan mendiskusikan hal-hal yang rohani dalam keluarga?
  1. Fokuskan pada kegiatan yang penting bagi saudara dan anak-anak. Sehingga saudara dapat mengatakan ‘tidak’ kepada hal-hal lain (walaupun baik) untuk dapat tetap memiliki apa yang saudara rasa baik bagi tiap anak.
  1. Jangan berharap anak-anak menghargai pengorbanan yang saudara lakukan dalam menolong mereka mengembangkan kemampuan mereka. Kebanyakan anak-anak tidak memahami hal ini sampai mereka memiliki anak-anak sendiri. Seorang ibu yang memiliki anak tiri menambahkan,”Berikan waktu, tenaga dan kasih kepada anak-anak tiri tanpa mengharapkan mereka secara otomatis menanggapi dengan kasih.”
  1. Bandingkan jadwal saudara dengan pasangan secara teratur. Melakukan hal ini akan menolong saudara mengidentifikasi jika ada yang terlalu padat. Seorang teman memasukkan pertanyaan ini;”Apakah jadwal kita terlalu padat? Apakah kita perlu mengatakan ‘tidak’ pada kesempatan baru atau membatalkan hal-hal yang membutuhkan komitmen yang lebih rendah?”
  1. Jadwalkan pertemuan keluarga secara teratur, sehingga setiap orang sadar akan aktifitas tersebut dan tidak ada yang merasa ditinggalkan.
  1. Lakukan pekerjaan rumah bersama-sama. Misalnya:”Ayo, kita membersihkan rumah bersama” atau “Mari kita bereskan halaman”. Seorang ayah mengatakan, “Sering kali orang tua melakukan tugas-tugas rumah tangga dan anak-anak main video games. Anak-anak perlu melakukan tugas di rumah…. Mereka dapat memberikan kontribusi besar dalam menjalankan pekerjaan di rumah.”
  1. Ajarkan anak-anak bagaimana mencuci pakaian mereka sendiri (ketika usia mereka sudah cukup). Jika keluarga sedang bepergian dapat sangat membantu dengan mencuci pakaian mereka sendiri, menyortir pakaian kotor, melipat pakaian bersih, melipat kaus kaki, dll.
  1. Jadwalkan satu malam khusus bersama pasangan seminggu sekali di rumah. Misalnya, beli makanan favorit dari restoran yang dekat. Ketika anak-anak tidur, nikmati bersama pasangan dan saudara dapat berbicara tentang berbagai hal yang terjadi dalam minggu itu.
  1. Kosongkan kalender saudara – waktu yang tidak dialokasikan untuk sesuatu. Seorang berkata,”Kita memiliki kesempatan untuk menolong tetangga atau membawa makanan kepada seorang yang membutuhkan. Banyak kali hal-hal tersebut tidak dapat terjadi jika jadwal kita sangat padat.”
  1. Ambil waktu untuk tertawa sebagai keluarga dan nikmati kebersamaan. Simpan buku humor di mobil dan biarkan anak-anak menceritakan kisah humor ketika keluarga sedang bepergian atau saat melakukan berbagai aktifitas.
  1. Jika waktu untuk memasak makanan terbatas karena berbagai kegiatan, gunakan slow cooker.  Saudara tahu bahwa makanan yang sehat dimasak di rumah sementara saudara sedang ada di lapangan bola atau mengantar anak2 untuk les piano atau latihan band.
  1. Masaklah dalam jumlah banyak dan masukkan dalam freezer, untuk dimakan ketika hari-hari sibuk (beri tanggal pada wadahnya).
  1. Pilih satu hari dalam seminggu (mis. hari kamis) untuk kegiatan khusus keluarga. Makan ice cream, bermain game, menonton bersama, dsb.
  1. Jika saudara memiliki anjing, mintalah pasangan atau anak untuk bersama-sama mengajaknya jalan-jalan. Melakukan hal ini membantu memperlambat laju rutinitas yang sibuk dan menyediakan waktu untuk percakapan yang baik.
  1. Jika memungkinkan terlibatlah dalam kegiatan sebagai keluarga daripada melakukan banyak kegiatan individu. Seorang ibu berkata, “Kami melayani bersama di gereja atau semua menghadiri kelompok pemuridan pada malam yang sama, jadi kami tidak keluar bolak-balik di malam yang berbeda.”
  1. Istirahat yang cukup dan siapkan waktu untuk diri saudara sendiri dalam jadwal keluarga.
  1. Sediakan waktu bagi setiap anak untuk melakukan sesuatu yang

menyenangkan hanya dengan Ibu, dan juga waktu khusus untuk setiap anak hanya dengan Ayah.

Orang tua saat ini membesarkan anak-anak mereka di dunia yang menawarkan peluang tanpa henti. Terlalu sering “keseimbangan” tampaknya menjadi sebuah mimpi. Tetapi dengan pertolongan Tuhan dan tujuan yang jelas, orang tua yang sibuk dapat belajar mengendalikan jadwal mereka … sehingga jadwal tidak akan mengendalikan mereka.

Oleh Mary May Larmoyeux (Diterjemahkan oleh RS)

Copyright ©2013 by FamilyLife. Used with permission. 

https://www.cru.org/us/en/communities/families/20-ideas-for-busy-parents.html

Jika saudara diberkati dengan Renungan di atas, silahkan klik pilihan di bawah ini :

Atau tuliskan komentar saudara melalui kolom berikut :

Facebook Comments

Leave A Reply

Your email address will not be published.

BERLANGGANAN
GRATIS
Masukkan email kamu untuk mendapatkan pemberitahuan ketika ada berita atau renungan terbaru!
BERLANGGANAN
close-link